"Tidak apa-apa, ayo kita pulang!" jawab Tuan Adam sambil berlalu dari tempat itu. Melihat Tuan Adam yang meninggalkannya membuat Sovia jadi meradang. Lalu ia segera menyusul suaminya. Ketika mereka sampai di dalam mobil, Sovia kembali membahasnya lagi. "Kenapa kamu datangnya lama sekali Al?" tanya Sovia dengan kesalnya. "Aku kena macet," jawab Tuan Adam singkat. "Katanya kamu mau bicara sama orang tua Yusuf, tetapi kenapa tadi diam saja? Seharusnya kamu--" "Please Sovia jangan dibahas lagi! Aku lelah hari ini," potong Tuan Adam dengan tegas. Ia sedang tidak ingin berdebat dengan istrinya. Pikirannya sungguh kacau karena kenyataan yang tidak pernah diduga. Mendengar bentakan Tuan Adam, membuat Sovia segera terbungkam. Ia segera membuang pandangannya ke arah luar jendela dengan kesal k

