Tuan Adam segera melepas Sari dari pelukannya dan memanggil, "Sovia." Sovia menatap tajam ke arah suaminya dan Sari dengan emosi yang menggebu. Kemudian ia segera menghampiri dan berkata, “Keterlaluan kamu Al, berani selingkuh dengan dia. Apa kurangnya aku sehingga kamu tega melakukan semua ini?” Sovia bertanya sambil menunjuk Sari dengan geram. “Sovia tenang! Aku tidak selingkuh dengan Sari, kami hanya—“ ujar Tuan Adam mencoba untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. “Tidak usah mengelak Al! Sudah kepergok dengan mata kepalaku sendiri kamu tidak juga mau mengaku?!” potong Sovia yang sudah terbakar api cemburu. “Ibu Sovia jangan salah paham, kami tidak punya hubungan apa-apa.“ Sari juga ikut memberikan penjelasan kepada Sovia. “Lalu kenapa kalian berpelukan? Di tempat umum saj

