Aku kembali setelah lima tahun meninggalkan negeri ini. Kuinjakkan kaki lagi di sebuah tempat, di mana pernah menjadi sebuah kenangan yang tidak mungkin terlupakan seumur hidupku. Perasaan berdosa dan bersalah terus menggerogoti hatiku. Terutama cinta ini yang tidak pernah bisa padam, meskipun kini aku sudah ada yang memiliki. Andai waktu dapat kuulang, aku tidak akan melakukan perbuatan terlarang itu. Kini aku merasa seperti mendapatkan sebuah hukuman atas perbuatanku di masa lalu. Sampai sekarang aku belum juga dikaruniai seorang anak. Sungguh aku sangat menyesali keputusanku pada buah cinta kita, Sari. Kini aku datang kembali, hanya untuk meninta maaf secara langsung kepadamu Sari. Wanita yang pernah kusakiti secara lahir dan batin. Sungguh aku tidak sanggup menanggung semua beban ini

