Benci

3091 Words

Dalam perjalanan menuju kediaman nya, Reymon sesekali bertanya kepada Chika yang tertidur, namun masih bisa terdengar gumaman yang Chika ucapkan. Hanya saja gumaman tersebut tak begitu jelas terdengar di telinga Reymon. " Sudah lah, nanya sama orang mabuk sampe pagi pun ngga akan ada jawaban nya. Aku bawa ke apartemen ku saja deh..." Reymon berbicara sendiri sambil fokus kejalan. Hoek... Tiba tiba Chika mual mual, dan hendak memuntahkan isi dalam perut nya. Seketika Reymon pun panik dan memarkirkan kendaraan nya di pinggir jalan. " eh eh eeee... tunggu tunggu, jangan muntah dalam mobil Bapak yah? Baru juga di cuci masa mau kamu kotori..." Reymon ngedumel sambil membanting pintu mobil setelah parkir di pinggir jalan. " Duh... nemuin murid kok malah ngerepotin gini sih? Ayo... kal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD