"Sudahlah, Umi. Biarkan saja Mas Azmi berangkat sendiri. Intan juga ngga terlalu suka bepergian, Mi. Apalagi sampai menginap." Kubuat Alasan agar Umi tak terus mendesak Azmi untuk mengajakku. "Justru itu, Nduk. Umi mau kamu ikut sekalian represing dan bulan madu. Kan nanti Azmi menginap di hotel. Pesanlah hotel yang cukup nyaman, Mi! Ajak Intan bersamamu!" Ternyata apa yang sudah menjadi keputusan Umi tak dapat di ganggu gugat. "Baik, Mi." Azmi akhirnya mengalah. Menjawab dengan lemas apa yang sudah menjadi keputusan Umi. Aku? hanya bisa menurut, walau aku yakini, hati Azmi begitu dongkol. "Bersiaplah, bawa sesuatu yang kiranya nanti di butuhkan!" Azmi berkata tanpa menatap. Aku mengangguk dan segera langsung menuruti perintahnya. Mengambil koper berukuran kecil di atas lemari. Memil

