Oliv pov Aku terbangun kala matahari sudah menyinari dunia dengan cahaya indahnya, dan saat terbangun ternyata denyutan dikepalaku masih belum berubah, aku menoleh kesampingku, dan disana sikecil tengah terlelap dengan dot kesayangannya, siapa yang membuatkannya s**u, hanya itu pertanyaan yang kini tengah berada diotakku, apa mungkin ayahnya, tapi entahlah, aku sedang tak ingin memikirkan hal itu sekarang, meski diluar matahari sudah dengan senyumnya namun didalam sini masih tamaram, semua yang terlihat bernuasa hitam bagaikan berada didalam goa, entah kamar siapa ini aku juga tidak tau, tak mungkin rasanya Javi membawa kami kekamarnya. Aku mencoba berdiri, namun entah mengapa tubuhku seolah tak berdaya dan kembali terduduk. "Dulu kau memang cupu, tapi kau tidak lemah, kenapa sekarang ka

