-----****----- Oliv pov "Unda, dedek bayiiiii naaa tapan telual" (Bunda, adik bayinya kapan keluar) "Telus talo telual lewat manya" (Terus kalau keluar lewat mana) "Telus talo dedek didalam cana, gimanya dedek nafas, maman cama bobok naa" (Terus kalau didalam sana, gimana adik nafas, makan sama tidurnya) Itu hanya sepengeggal pertanyaan yang diajukan sikecil yang membuat kepalaku berdenyut, entah sudah berapa kali ia menanyakan hal sama, bisa jadi karna jawaban yang aku berikan belum dimengerti otak kecilnya, makanya ia terus bertanya hal yang sama. Pun ayahnya, laki-laki menyebalkan, menyebalkan tapi saat ia tak ada aku malah merindukannya, jangan geli terhadapku, aku juga tak mengerti kenapa begini, ia selalu bisa mengalihkan pembicaraan kala sikecil menanyakan hal yang sama pad

