BAB 26

1616 Words

        “Rasa-rasanya aku ini pecundang, Alena.” ucap Ranne dengan wajah sendu. “Aku bahkan tidak berani bersaing dengan Leo untuk bisa mengajakmu ke pesta dansa.” Bisiknya di telinga Alena.             Alena tidak pernah berada dalam posisi dan percakapan serius mengenai perasaan. Dia memilih diam dan membiarkan Ranne melanjutkan kalimatnya.             “Aku rasa aku harus jujur mengenai apa yang ada di dalam hatiku sebelum semuanya terlambat.”             Alena menatap mata indah Ranne yang selalu memukau. Mereka saling bersitatap hingga Leo berusaha menarik Perry mendekat pada Ranne dan Alena tapi Perry menahannya dan berpura-pura tidak mengerti. Leo kesal karena dia tidak bisa menguping pembicaraan Ranne dan Alena.             “Terkadang sulit untuk aku mengerti kenapa aku bisa jat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD