48. Alasan Ditolak

1136 Words

"Alhamdulillah." Raihanah baru saja selesai berdoa seusai sholat isya. Dia melihat ke arah jendela kamar Apartemen. "Kemana Mas Dokter ya?" gumam wanita itu. Raihanah yang masih memakai mukenanya, dan masih duduk di atas sajadahnya. Dia menunduk, mengingat apa saja yang sudah dia katakan pada suaminya. "Apa aku terlalu berlebihan?" Raihanah merasa, dia sudah terlalu mengatur suaminya. "Apa tidak seharusnya aku bicara seperti itu?" Sungguh, Raihanah bingung dengan apa kemauan suaminya. Pria itu hanya mengatakan soal komitmen. Tidak akan bercerai, tapi tidak saling mencintai dan tetap melakukan kewajiban suami istri. Raihanah tidak masalah terlepas suaminya mencintai dia atau tidak, statusnya sah sebagai istri dari Affandra Janardana. Sah di mata agama, juga hukum negara. Di mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD