Miles dan Zizu kini duduk bersebelahan di sebuah sofa panjang milik Miles. Tidak ada yang saling berbicara satu sama lain sejak Tybalt dan Garvie sudah pergi sepuluh menit yang lalu meninggalkan keduanya. Mereka sibuk dengan pemikiran mereka sendiri dan masih mengatur kalimat yang baik untuk mengatakannya. Melihat wanita yang ada disampingnya ini sama sekali tidak menunjukkan reaksi untuk berbicara lebih dahulu. Miles memutuskan untuk berbicara duluan. “Zizu, ada hal yang ingin aku katakan kepada kamu” Zizu menolehkan kepalanya kesamping dan menatap Miles. “Saya tidak akan mau menikah dengan anda. Apa yang sudah terjadi diantara kita, aku anggap itu hanyalah sebagai pelampiasan hasrat kita saja. Aku sama sekali tidak merasa terbebani atau ternoda, karena

