66_PENGANTIN BARU

1305 Words

Luna duduk di pinggir kasurnya lalu menyibak tirai. Sekilas ia melihat king kobra miliknya sedang melilitkan diri, tidur. Ia juga melihat bekas jejak keberadaan Aleksei. "Maafkan aku," lirihnya. Baru saja, tepat sebelum suaminya keluar, ia antusias menyambut kedatangan sahabatnya itu. Namun itu hilang sebab Aleksei tanpa basa-basi langsung menembaknya dengan kata-kata. "Meskipun kau menggunakan topeng 100 lapis, aku masih bisa menghirup aroma ketakutan pada dirimu, Angel," kata Aleksei. "Tak perlu bahas aku. Kamu ke sini bukan untuk itu kan? " "Hanya untuk ini," jawab Aleksei tegas. Luna diam. "Bukankah keberadaanmu sekarang sudah terendus Eville?" "Darimana kau tahu?" Luna menatap Aleksei serius. "Sekarang aku tahu, ketika kamu bertanya darimana aku tahu, " kekeh Aleksei. "Gila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD