Aku berusaha mengikuti intruksi yang telah tertulis secara permanen dalam buku yang aku beli secara diam-diam saat Vhyung sedang bekerja. Tentu saja meski aku telah mencerna seluruh isi resep yang tertulis dalam buku tersebut aku tidak terlalu pandai dan mengerti tentang dunia permasakan meskipun aku adalah seorang pecinta makanan. Tapi memakan dan memasakan adalah dua hal yang berbeda. Memakan hanya menyantap sajian, namun memasak adalah memproduksi sajian. Dan sejak aku diperistri oleh Vhyung aku sama sekali tidak diijinkan pria itu untuk menyentuh dapur miliknya. Karena ya, aku sangat buruk dalam hal memasak. Dan Vhyung tidak ingin mengambil resiko jika dapurnya kuacak acak sedemikian rupa. Padahal dalam hati aku ingin sekali menjadi sosok istri sebenarnya seperti orang-orang pada umumn

