Elni dan Abiyan

1290 Words

"Kamu yakin gak mau ngasih tahu Airish? Kali aja dia bisa bantu!" Viana masih belum tega jika Elni menanggungnya sendiri. "Iya. Kamu diam, ya. Jangan bilang siapa-siapa. Biar aku selesaikan masalah ini sendiri dulu. Semoga ada jalan!" Elni memeluk Viana sekali lagi. "Kalian teman yang paling baik yang pernah aku punya, Vi." "Lalu kamu mau tinggal sama lelaki itu?" Viana melirik Abiyan yang menjemput Elni ke kosan Viana. "Iya. Nanti akan aku ceritain kalau udah longgar, sekarang aku pergi dulu, ya!" Viana melepas kepergian Elni dengan hati yang kacau. Semoga kali ini nasib baik mengikutinya. Dia melihat ada binar ketulusan dari mata Abiyan, tapi entah yang sebenarnya. ** Syukurlah!" Elni melihat uang tunai di depannya. Matanya melotot tak percaya. Dua ratus juta berhasil ia dapatka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD