Takashi mengenyakkan tubuh di bangku panjang berwarna silver yang bersandar di dinding UGD. Kedua matanya nanar, mengarahkan pandangan ke arah dua laki-laki berseragam dokter yang tengah membicarakan sesuatu. Tatapannya memang terarah pada orang-orang itu, tetapi sebenarnya ia hanya sedang menerawang. Perasaannya berkecamuk. Mengetahui kondisi Satomi yang sedang tak baik, baik secara fisik ataupun kejiwaan, Takashi merasa tak tega untuk menceraikan wanita itu. Seperti yang barusan dikeluhkan Satomi, kedua orang tuanya meninggal, Satomi tak memiliki saudara lain, ia tengah hamil, ditambah lagi dengan kondisi jiwa yang sedang tergoncang. Wanita itu sangat butuh seseorang yang mendukungnya. Takashi merasa khawatir jika Satomi tinggal sendirian, maka mungkin saja wanita itu akan kembali men

