43

1577 Words

Istirahat pun akhirnya tiba juga di SMA 45. Alana saat ini ingin pergi ke teman-teman nya. Ia sedari tadi juga sama sekali belum berbicara dengan Arkan padahal Arkan tepat berada di sampingnya. Arkan saat ini menarik tangan Alana membuat Alana terlelapsendu sekali karena ia tidak siap tadi. "Gua sama Lo belum diskusi tentang tugas Bu Nia lagi" ujar Arkan yang mana itu hanya alasan dari Arkan agar mereka berdua bisa mengobrol lagi. "Nanti balik sekolah aja gimana Kan?" tanya Alana kepada Arkan itu. "Oke, di rumah gua" jawab terakhir Arkan dengan lirih. Setelah itu Alana memgangguk dan ia mendekati kedua temannya yang masih mengagumi handphone baru mereka itu. Tak pernah mereka sangka akan mendapatkan ini. Mereka pikir handphone ini bagi mereka hanya impian dunia semata. "Weh, ke kantin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD