BAGIAN 53 | Mrs.BARBARA

2009 Words

Alan berjalan terpincang-pincang, sembari berusaha untuk membawa Toby untuk keluar. Berulang kali mereka terjatuh, tapi Alan tetap berusaha. Badannya yang sedikit terluka, membuatnya tidak bisa untuk leluasa. Lorong panjang di depannya terasa mengerikan, siulan itu berasal dari semua arah. Seolah Emillio sedang mengawasi mereka dari semua sudut. Toby mencengkram baju Alan kuat, lelaki tua itu memiliki niat licik. “Kau harus memasuki lorong itu lebih dulu, pergilah!” Menatap Toby tidak percaya, Alan hendak menolak tawaran gila itu. Membiarkan Toby sendirian, dan pergi memasuki lorong gelap itu? Sama saja dengan membuat Alan merasa menjadi kelinci percobaan. “Kenapa melihatku seperti itu? Ingat, kau itu adalah ciptaanku, mati demi melindungi tuanmu, bukankah itu adalah sebuah hal yang wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD