Abel!!!

1284 Words

Setelah berbincang-bincang dengan Mama mertuanya, Edgar kembali masuk ke dalam kamar. Dia tipikal orang yang jarang minum kopi Saat malam hari karena akan berefek susah untuk tidur. Edgar mencuci wajah dan menggosok gigi, setelah itu dia melihat ke arah manusia super unik yang kebetulan istrinya sendiri. Ada rasa aneh dalam diri Edgar, mungkin rasa kasihan karena dibalik senyum lebar dan sifat ceria Abel tersimpan dengan lebar lembaran hidup yang tidak enak untuk di ingat sama sekali. Ayah kandungnya sendiri selalu merendahkan Abel dan membanding-bandingkan dengan anak tirinya. Edgar bisa mengetahui itu saat berkunjung untuk meminta restu ke rumah kelu Edgar memperbaiki posisi selimut Abel yang sudah berantakan. "Dasar, sakit ya sakit tetapi nggak bisa diam juga pas tidur," gerutu Edg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD