Xu Jiale bermimpi. Dalam mimpi itu, ia kembali ke masa kecilnya. Seorang alfa yang tinggi menuntunnya melalui terowongan bawah tanah yang panjang dan gelap, melewati sebuah kios koran kecil yang menjual makanan ringan dan biji melon, lalu menunggu kereta di peron terbuka. Rasanya seperti kenangan nyata, tetapi dalam mimpi itu, ia tak ingat tujuan mereka. Ia hanya merasakan tangan yang menggenggamnya lebar, hangat, dan kering, lalu ia berpikir, "Ini pasti tangan Xu Lang." Karena tangan inilah yang menjadi sumber rasa amannya semasa kecil. Saat kereta hijau itu berderak di sepanjang rel, seluruh dunia menjadi nyata. Hanya ada dua orang di kereta itu, Xu Jiale dan Xu Lang, tetapi anehnya, dia tidak bisa melihat wajah Xu Lang dengan jelas. Matahari sesekali bersinar terang di luar, lalu

