Harap Maklum, Masih Pengantin Baru

1095 Words

Keesokan paginya, Devya bangun lebih dulu dan merasa ada yang aneh. Sudah satu jam ia terjaga, namun Daren belum juga bangun. Penasaran, ia masuk ke kamar lagi dan melihat suaminya masih terlelap. "Daren. Kamu nggak jadi meeting apa gimana? Jam segini masih tidur," serunya. Daren tiba-tiba terjaga dan melihat jam di dinding, terkejut karena sudah menunjukkan pukul delapan pagi. "What the f...!" Ia segera melompat dari tempat tidur dan berlari ke kamar mandi. Sambil menghela napas, Devya mengambil pakaian suaminya dari lemari dan menaruhnya di atas tempat tidur. "Bajunya sudah aku taruh di atas tempat tidur, ya!" teriaknya. “Iya, Sayang. Thank you!” balas Daren dari dalam kamar mandi. Setelah menyiapkan pakaian untuk suaminya, Devya keluar dari kamar, memberikan ruang bagi Daren untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD