Satu bulan sudah Erland berbaring tanpa pergerakan. Tak terhitung berapa banyak air mata yang jatuh, meratap meminta Erland lekas terjaga dari tidur panjangnya. Arlan sesekali pergi ke Jakarta untuk memantau kondisi perusahaannya, sedangkan Elena menetap di Bandung menjaga putranya. Reina dibiarkan bersama mama mertuanya di Jakarta agar tetap bisa bersekolah, dan satu minggu sekali pergi ke Bandung untuk menjenguk Erland. Mereka harus melewati hari-hari yang sulit. Mereka terjebak di dalam kondisi yang benar-benar membuat nyaris putus asa. Hari ini disaat semua berkumpul karena memang bertepatan dengan hari libur, Arlan, Elena, Devan, Inka, orang tua Elena, Gilang dan keluarganya, Renata, Alvin, juga Hana, mereka semua kembali di hadapkan pada situasi yang benar-benar sulit. Dokter Firman

