Ada Orang Lain

1020 Words

Suasana lobby siang itu mulai sedikit sepi. Jam makan siang hampir selesai. Karyawan satu satu mulai naik lagi ke atas. Tapi di sudut lobby, dekat area sofa panjang warna abu abu— masih ada dua orang yang duduk berhadapan. Citra. Dan Zevan. Miko tadi awalnya mau ikut. Tapi Zevan cuma ngasih satu tatapan yang artinya jelas: Pergi. Dan sekarang— suasananya canggung. Bahkan terlalu canggung. Citra duduk sambil meremas pelan tali tasnya. Make up-nya masih rapi. Tapi matanya jelas keliatan capek. Kayak orang yang gak tidur tenang. Sementara Zevan duduk santai di depannya. Ekspresi datar. Tangan terlipat. Tatapan tenang. Tapi dingin. “Kenapa kesini, Citra?” Nada suaranya gak keras. Malah terlalu tenang. “Tadi bukannya semua udah selesai?” lanjut Zevan pelan. “Kemarin wak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD