BAB 47 - RAGA JUNIOR

2211 Words

Galang mondar-mandir menatap ruangan di depannya. Tangannya sibuk menggenggam ponsel dan mengetikkan sesuatu di sana. Usahanya untuk menghubungi adik iparnya tidak menemukan titik terang. Sejak tadi hanya ada suara operator yang menyapa telinganya. Padahal semua orang sedang menunggu kabar dari Raga karena Viany akan segera melahirkan. Mungkin suara sang suami setidaknya mampu menenangkan perasaan was-was Viany. Yangkung meminum air mineralnya yang baru saja disodorkan Alfa karena melihat betapa tegangnya keluarganya di depan ruangan persalinan ini. Galang beberapa kali menempelkan ponselnya ke telinga kanannya, namun selalu nihil. Raga tidak mengangkat teleponnya dan sekarang ponsel adik iparnya itu malah dimatikan. Mungkin ada misi penting yang tidak bisa ditinggalkan makanya Raga mengh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD