Cathrine sudah sampai di New York. Ia sudah berada di apartemen yang sudah disediakan oleh pihak agensinya disana. Tidak terlalu mewah, tapi cukup nyaman untuk ditempatinya seorang diri. Dinyalakannya ponsel yang sedari tadi belum ia sentuh sama sekali. Beberapa pesan yang menanyakan ia sudah sampai atau belum, panggilan dari Andrew yang tidak ada habisnya sepertinya. Apa dirinya tidak lelah mencoba menghubunginya? Padahal Andrew juga yang membuatnya pergi. Cathrine menghubungi mamanya untuk memberitahu bahwa dirinya sudah sampai. Mama dan papa Cathrine memborong Cathrine dengan berbagai pertanyaan dimaan ia tinggal, sekolah, dan banyak lagi. Memang Cathrine akui ia adalah anak satu-satunya dan jarang bertemu kedua orangtuanya, jadilah kedua orangtua Cathrine sedikit khawatir jika Cathri

