one hundred-forty six !

1748 Words

Dengan nyanyian Dengan tarian Dengan segala rasa yang sederhana Tersenyum pada duka yang dijaganya   Hanya tersisa kerinduan bersama kehampaan Berjalan dengan kerinduan tertunduk pilu Menanti dalam kerinduan terbungkus oleh kehampaan Menyerap pada kerinduan Kerinduan (Kerinduan – Payung Teduh)   Akhir September, tanggal tiga puluh. Hari dimana kelima anggota rumah keluarga Pak Aditya sibuk mengurus barang- barang untuk dibawa ke bandara. Hari dimana akhirnya Vinny menjanjikan kepulangannya ke tanah air. Kembali ke Indonesia. Untuk siapa? Ah, tentunya Ronald bisa mengklaim kalau itu untuk dirinya! Selagi Babe membantu Emak membawakan beberapa bingkisan, Ronald tampak melamun memegangi kotak kandang lengkap dihuni Macho. “Siap, Sayang. Tunggulah aku di bandara,” Si Keriting ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD