Inspeksi

1494 Words

Soal omongan Ivan yang menyebut Vinao terlalu bawa perasaan terhadap urusan Nesta, sepertinya betul. Kalau tuduhan itu tidak benar, mana mungkin Viano sekarang mengunjungi K-Mart sekitar jam empat sore. Jreng! Dia berani muncul di hadapan Nesta. Senyum Nesta ketika menyambut pelanggan toko, menguar seketika saat tahu ada Viano di depannya. Berdiri satu garis lurus, tatapan sengit terjadi. Demi toko Kevin, Nesta akhirnya mengalah. "Bapak mau belanja?" "Umh!" Viano menjawab dingin. Ya sudah, sono! Seandainya Nesta bisa bilang langsung. Namun, yang ada dia malah harus bilang, "Silakan, Pak." Waktu Viano keliling mengitari rak display satu per satu, perasaan Nesta agak sedikit tidak enak. Matanya mengekori Ke mana Viano pergi. Viano mengamati tumpukan barang yang didagangkan. Astaga,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD