38 - Bara Hasrat

970 Words

Jika sudah meninggalkan New York dan perusahaan, bukan berarti pekerjaan bisa dialihkan pada sekretarisnya. Harus tetap ia selesaikan sendiri diakhir. Tanggung jawab paling utama yang dipegang sebagai pemimpin utama. Posisi tinggi masih begitu riskan bagi Cavara. Namun, ia tidak akan mampu menghindari tugasnya. Kedepan, saat nanti menjadi pewaris, maka peranannya lebih kompleks. “Pasti dia yang menelepon,” gumam Cavara senang karena mendengar handphone berdering. Seketika rasa lelah serta kantuk berkurang. Dan, dengan senyuman yang terpatri lebar di wajah cantiknya, Cavara tak sabar mengambil smartphone miliknya di atas meja. Kikikan tawa lantas diloloskan cukup kencang membaca nama seseorang dirindukan tertulis jelas di layar handphone. Cavara tak banyak membuang waktu lagi sampai pang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD