Hari Yang Menjengkelkan

1620 Words

“ Mas…bangun, mas Alwan bangun sudah Adzan subuh,” Najwa menggoyang – goyang tubuh Alwan. Hingga membuat Alwan menggeliat dari tidunya karena masih ngantuk. “ Ah…berisik, apa sih mau kamu sebenarnya? Ini kan baru jam empat tiga puluh pagi. Udah ah…kamu jangan ganggu, aku masih ngantuk,” Alwan menarik guling dan memeluknya sambil matanya masih terpejam. “ Iiiih…bangun ada panggilan dari Masjid,…cepetan kalau gak bangun aku cium,” Alwan terperanjat saat ada yang menyentuh bibirnya dengan lembut namun hangat. “ Najwa!!! Kamu apa – apaan. Bibirku ini hanya untuk Sintia, kamu sudah meanggar perjanjian,” Alwan matanya melotot dan langsung terbangun dari tidurnya. “ Habisnya kamu gak mau bangun dari tadi…lagian tidak ada kesepakatan kalau aku gak boeh nyium kamu. Aku istrimu berhak juga unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD