" Arman! apa kamu sudah gila! kenapa kamu menampar Silla?" seru Vinna kaget.Vinna tidak terima keponakannya ditampar oleh Arman. " Mas, kamu tega ya nampar aku, Kenapa kamu jadi seperti ini?" Silla terlihat meneteskan Airmata karena sakit. Pipinya terlihat merah bekas tamparan Arman yang cukup keras. " Saya peringatkan buat semua, jangan pernah sekali - kali menuduh dan mengatakan kalau Aleksa itu bejad," ucap Arman. " Tapi kenyataanya memang begitu. Mana mungkin wanita baik - baik bermain serong dibelakang-" " Itu bukan Aleksa!" potong Arman dengan nada keras membentak Vinna, " Yang ada direkaman ini bukan Aleksa, tapi perempuan yang mirip Aleksa, yang sengaja kalian bayar," sambungnya. Vinna dan Silla terlihat kaget dengan perkataan Arman yang ternyata sudah mengetahui tentang kebe

