" Kenapa bang? apa kamu belum puas?" tanya Silvia sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh yang tidak berbusana, setelah barusan dicumbu oleh Radit. " Apa Kamu bahagia?" Silvia mengangkat wajahnya memandang Radit yang tengaj menatap langit - langit kamar. " Apa aku terlihat tidak bahagia?" Radit menggelengkan kepala. Tangannya mengelus rambut Silvia. " Kenapa kamu menanyakan hal itu padaku?" tanya Silvia . " Tidak apa - apa, abang cuma ingin tahu saja," jawab Radit sambil menarik kepapa Sivia agar bersandar kembali didadanya. " Bang, tidak ada alasan untuk aku tidak bahagia bersamamu. Kasih sayang, tanggung jawab, semua sudah aku dapatkan. Justru sebaliknya, aku bertanya apakah kamu bahagia denganku?" jelas Silvia sambil melingkarkan tangannya ketubuh Radit. " Sama seperti jawaban

