Tangis Anisa

1026 Words

Setelah satu minggu dirawat, Anisa akhirnya diperbolehkan pulang. Firman langsung membawa Anisa dan Kirana menuju Bandung. " Sayang, ada hal yang belum kamu ketahui tentang Umi," " Memangnya umi kenapa, mas?" tanya Anisa sambil menoleh kearah Firman. " Tapi, aku minta kamu jangan kaget, soalnya umi sudah...gak ada lagi," satu perkataan Firman membuat Anisa kaget mendengarnya. " Apa mas, kamu bilang umi udah gak ada?" Anisa nampak masih belum percaya. " Iya sayang, umi sudah meninggal sehari sebelum kamu mengalami kecelakaan" Anisa terdiam sambil menatap wajah suaminya. Hatinya terasa dicabik - cabik mendengar kabar tentang mertuanya itu. Nafasnya terasa sesak, air mata mengalir dari sudut matanya. Anisa tidak kuasa menahan kesedihan karena ditinggal oleh mertua yang sangat menyayangi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD