Anisa terdiam sejenak dan berpikir. Galang memang lagi posisi patah hati, setelah kekasihnya meninggalkannya beberapa hari yang lalu, dan menikah dengan laki - laki lain. Namun Anisa belum yakin, apakah mereka bisa saling suka satu sama lain? apakah Galang mau menerima Silla apa adanya?, Anisa belum bisa memastikan hal itu. " Cobalah kamu bicara dulu dengan Galang, siapa tahu dia tertarik dan jatuh hati dengan Silla, dan mau menerima Silla apa adanya," pinta Firman sambil memandang wajah Anisa. " Baiklah mas, aku akan meminta Galang untuk datang, dan menjelaskan segalanya termasuk keinginanku untuk menikahkan kamu dengan Silla," jawab Anisa menyetujui usulan Firman. Kebersamaan yang dirasakan Firman dan Anisa pun berlanjut dengan memadu kasih layaknya sepasang remaja yang sedang berpaca

