Kisah Samuel (3)

1027 Words

Samuel tidak pernah membayangkan ada hari seperti ini dalam hidupnya. Hari dimana ia sedang menangisi keputusan sang kekasih yang menginginkan berpisah dengannya karena telah memiliki laki-laki lain, yang menurutnya lebih bisa membahagiakannya di masa depan. Samuel tidak pernah membayangkan, usaha yang ia lakukan selama ini untuk sang kekasih, rupanya mendapatkan balasan pengkhianatan.   “Maaf karena tidak bisa melanjutkan kisah ini bersamamu, Samuel. Aku tidak lagi bisa menunggumu atau sabar menemanimu memulai usahamu” Jelas wanita yang kini benar-benar tidak lagi bisa mempertahankan hubungannya itu.   Samuel masih menatap dengan dalam manik hitam pekat milik Raisa. Setengah dari dirinya tidak bisa percaya bahwa ia akan mendengar kata-kata perpisahan dari Raisa.   “Maaf”   Raisa h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD