Telepon Melani terus berdering, dia melihatnya sebentar lalu menatap suaminya. "Mama!" "Angkat saja!" Melani menerima panggilan telepon dari ibu mertuanya. "Hallo ma, maaf tadi kami sudah di jalan tapi terjadi sedikit insiden dan jidat saya terbentur dashboard mobil, sedikit membiru jadi kami belum bisa bergabung!" "Oh lalu kalian berdua dimana? Kalian tidak apa-apa kan?" terdengar nada penuh kekhawatiran dari ibu mertua. "Jangan khawatir ma, kami akan segera ke klinik!" jawab Melani dengan pandangan mata masih terus menatap Fauzan. "Ya sudah hati-hati nak!'" Telepon ditutup dengan tarikan nafas lega Melani. "Huahhh...aman terkendali, ayo mampir ke restoran!" "Hehehe, rupanya kau pandai juga bersandiwara, jangan-jangan kau nanti akan mengibuli ku!" gurau Fauzan. "Tidak lucu ah!

