15

1201 Words

Jacob kembali mengajak Julia lagi ke rumahnya. Walau harus menunggu hingga beberapa hari untuk membujuk Julia, Setidaknya gadis itu mau memaafkannya. Itu saja sudah membuat Jacob sangat bersyukur. "Adikmu pergi kemana lagi?" tanya Julia dengan ekspresi serius. Setelah menghabiskan waktu tiga hari untuk merenungi apa yang terjadi saat itu, Julia jadi tidak ingin terlalu berekspektasi tinggi lagi terhadap sang kekasih. Intinya, hari ini dia harus tenang. Tidak boleh berharap yang berlebihan. Melihat ekspresi datar yang diperlihatkan Julia, hampir membuat Jacob salah tingkah, tetapi ia bisa mengendalikan itu semua. "Dia tadi pergi kumpul dengan teman-teman kerjanya," jawabnya. Julia mengangguk sekali. Keduanya yang semula berjalan lambat menelusuri dapur, kemudian berhenti di depan sebuah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD