Beberapa saat kemudian, alex dan Eko berhenti dari berjalan menyusuri jalanan paping di baluwarti, mereka berhenti tepat berada di depan rumah sederhana tidak terlalu mewah. Di lorong kiri di rumah itu terdapat lorong yang menunjukkan kamar-kamar yang sangat banyak. disini tempat yang bisa harian atau mingguan, Ayo kita masuk Lex.. ajak Eko Alex mengangguk paham dan mengikuti Eko saja untuk masuk. mereka berdua berjalan sudah melewati pagar besi teralis bercat tembaga, tanpa ragu Eko pun mengetuk pintu rumah sang pemilik kost, setelah pintu terbuka, sang pemilik kos yang tak lain adalah seorang wanita langsung bertanya tentang keperluan Alex dan Eko. tanpa ragu Eko pun menjelaskan untuk menyewa kamar agar bisa tinggal beberapa hari atau satu minggu di kosan. sang pemilik menyanggupi

