Araya tertidur pulas setelah mengobrol dengan Reni tentang masa lalu ayahnya. Araya pun akhirnya tersadar jika ungkapan bahwa cinta tak harus memiliki memang benar adanya. Demi kekasihnya, ayahnya rela meninggalkan segala kemewahan yang ada di dalam dirinya. Ya benar, cinta bisa mengalahkan rintangan apapun, mungkin saja kekuatan cinta ayahnya lah yang membuat segala sesuatu menjadi lebih indah. Walaupun ada bayang yang tertinggal. Gevan yang baru saja hendak menyusul Araya pun menghentikan langkahnya. "Ray udah tidur ma?" Tanya Gevan saat melihat mamanya keluar dari kamar Gerald. "Iya, keliatan banget Araya lelah hati dan pikiran. Padahal wanita yang tengah hamil muda di larang stres berlebihan," ujar Reni pada Gevan yang hendak melihat keadaan Araya. Reni sama sekali tak menghalangi G

