bab 38

1381 Words

"Serius amat, lihatin apaan?" Tanya Gevan penasaran saat lampu lalu lintas berwarna merah. "Aku tadi lihat Evelyn," sahut Araya. "Tapi aneh banget." Araya tampak berpikir karena seorang Evelyn tak mungkin mau mendekati hal-hal seperti itu. Evelyn terbiasa dengan sesuatu yang serba glamor dan kemewahan. "Aneh?" Menurut Gevan, penampilan Evelyn memang aneh. Wanita itu selalu memakai baju kekurangan bahan dan tak malu memamerkan paha atau dadanya. "Aku lihat dia lagi ngobrol gitu sama seorang pengamen cilik." Jadi letak anehnya di mana? Gevan sampai bingung sendiri. "Bisa jadi dia mau mencari perhatian dan simpati masyarakat dengan membuat image jika dia adalah wanita dermawan yang menolong kaum lemah," terang Gevan mengemukakan pendapatnya. Bukankah banyak dan lagi tren melakukan hal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD