Gadis itu tiba-tiba terbangun dari tidur panjangnya dan dia langsung bersikap waspada dengan sekitarnya. Dilihatnya di luar langit masih gelap dan tentu saja matanya langsung tertuju kepada benda bulat yang terpajang di dinding kamar miliknya. Tengah malam sudah lewat, siapa yang berisik di jam seperti ini? Dengan sweater yang melekat di tubuhnya, Lara berjalan pelan-pelan menuju ke pintu. Gadis itu menempelkan daun telinganya di pintu guna mendengar suara yang ada di luar sana. Didengarnya hanya suara sunyi, mungkin tadi dirinya sedang berhalusinasi. Lara mengenyahkan segala pikiran negatifnya, gadis itu berjalan kembali menuju ke kasur. Akan tetapi, langkahnya kembali terhenti ketika mendengar suara barang jatuh di luar sana, seperti benda yang jatuh dan pecah. Seketika Lara pun kembali

