Bab 17 Penguntit

1992 Words

“Tenang saja. Tidak ada racunnya, kecuali mereka memang ingin meracuniku.” Suasana masih agak hening, tapi Virgo tidak merasakan ada yang aneh. Ia hanya terganggu oleh entah makanan apa yang ada di piring Leo saat ini. Ia hanya mengenali kentang dan tenderloin. “Apa ini?” Virgo menyentuh satu irisan daging lagi dengan sendok. Leo meliriknya. “Hati angsa. Tidak perlu dimakan jika tidak suka.” Virgo seketika menganga. “Menu makan malam kalian benar-benar ….” Saat itulah ia mendongak, baru menyadari bahwa orang-orang sedang memperhatikan mereka. “—unik?” Virgo melanjutkan dengan agak ragu dan nada senyum. Leo tertawa kecil di sebelahnya. “Sebut saja aneh. Tidak perlu diperhalus.” Virgo memilih tidak menjawab karena bisa melihat tatapan kakek menajam di ujung meja. Karena canggung, ia te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD