221

1093 Words

"Kau sudah pulang, Bunda?" tanya suamiku saat mendapati diri ini sore hari sudah ada di rumah. "Ya, aku baru saja sampai." "Sebenarnya siapa yang kau temui Sayang?" tanya suamiku dengan ungkapan lembut, aku langsung terkejut dan tersanjung mendengar pertanyaan selembut itu. "Aku menemui pejabat notaris dan pengurus akta tanah." "Lalu siapa lagi, sayangku?" "Tidak ada." "Kau yakin?" "Hmm, iya." "Bola matamu mengembang, tandanya kau sedang berbohong." "Tidak sungguh." "Baiklah, Sayang. Aku menghargainya," jawab Mas Hamdan sambil mengulum senyum. "Tapi, aku juga ingin mengakui sesuatu dengan sukarela, kuharap kau tak marah, dan menerima semuanya dengan hati terbuka," ujar Mas Hamdan penuh rahasia. "Apa itu?" "Ini adalah titipan dari orang yang kutemui siang tadi, dia berkendara j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD