82

1021 Words

Tentu saja mendengar ucapan Irsyad Mas Hamdan terbelalak bukan main, sekuat tenaga dia rangkum dirinya untuk segera bangkit dan berdiri, membela harga dirinya yang baru saja dijatuhi. "Apakah kamu memang sekasar ini kepada wanita, dia ibunya anak anakmu," ucap Irsyad dengan kesalnya. "Tahu apa kau tentang aku dan dia?!" "Sedikit tidaknya Aisyah telah mencurahkan beban hidup dan aku telah mengenalmu sebagai mantan suaminya." "Oh, jadi memang sudah sedekat Itu hubungan kalian ya ....." Mas Hamdan tertawa sinis, dia menyeringai sambil mengusap telapak tangannya yang terluka akibat dorongan Irsyad. "Kau pikir dengan berbuat seperti ini Aisyah akan jatuh cinta dan kembali padamu? Justru dia akan semakin membencimu, dan kau tahu, aku benar-benar kasihan padamu Hamdan," desis Irsyad sambil m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD