CHAP 18

1200 Words

Freya membuka matanya, kepalanya masih pusing. "Abang?" Lambat saat ia melihat Jovan pertama kali. Jovan tidak menjawab, ia mencium kening Freya dan mengusap lembut rambut Freya. "Jangan begini lagi" Jovan membawa Freya ke pelukannya. Jovan tidak akan bisa kehilangan Freya Bahkan ia rela membunuh siapa pun untuk mempertahankan Freya di sisi nya. "Aku kenapa?" Freya bertanya. "I'm so sorry, aku janji tidak akan pernah menyakiti kamu lagi" Jovan menerapkan Freya. Freya tidak tau hati nya percaya atau tidak, Freya tidak yakin. Kali terakhir Jovan menyiksa, tapi melihat Jovan sekarang, setengah hati Freya percaya pada kakak angkatnya itu. "Jangan kasar!" Freya berkata lirih. "Aku enggak janji, tapi akan ku coba" Jovan menjawab. Freya menghela nafas pelannya, Jovan tetap lah Jo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD