19 The Cat is Out of the Bag 2

1485 Words

“Aa-apa kau sudah memaafkan kesalahanku dulu?” Tanya Gianna serak. ***** “Aku memang sangat marah padamu, tapi aku juga terlalu mencintaimu. Hingga kemarahanku meluap itu begitu saja sejak kita bertemu lagi di galeri beberapa bulan yang lalu.” Jawab Austin yang suaranya juga serak. “I love you, Gia. Still and will always love you till the end of my breath.” Lanjut Austin dengan sangat tulus. Gianna tak bisa berkata-kata. Ia hanya mampu membekap mulutnya dengan kedua tangan dan menggeleng-gelangkan kepalanya seolah yang baru saja didengarnya adalah sebuah kebohongan semata. “Tak bisakah kau membuka hatimu untukku?” Tanya Austin penuh harap. “Kenapa? Aku sudah menyakitimu dan membuatmu menderita, tapi kenapa kau masih mau mencintai wanita jahat dan tidak layak sepertiku?” “Tolong jang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD