Prolog

265 Words
Nama belakangku adalah sebuah kebanggan. Sebagai seorang Stiller, aku dulu bisa dengan mudah mendapatkan segala yang kumau. Hingga tak jarang, kelebihan itu membuatku gelap mata hingga menindas orang lain. Segalanya berubah saat sepupuku satu-satunya menghancurkan kehidupanku. Namun kejadian itu sedikitpun tak pernah kusesali, karena aku tahu pasti hal buruk apa yang telah dilakukan keluargaku padanya hingga ia membalas perlakuan buruk kami. Sejak saat itu aku mulai menyembunyikan nama belakangku, meskipun tak banyak berpengaruh karena sebelumnya aku memiliki kehidupan sosial yang luas. Semua orang mengejekku, menertawakan nasibku, mereka bahkan melemparkan kotoran ke wajahku. Terlebih saat mereka tahu, sosialita upper east side Manhattan ini kini hidup terlunta-lunta di Boerum Hill, Brooklyn. Aku tahu, aku dulu adalah gadis manja yang semena-mena. Tapi ini sungguh keterlaluan. Seolah semua itu belum cukup, dia datang tanpa peringatan. Pria itu menawarkan bantuan agar aku bisa terlepas dari semua hinaan. Pria yang dulu pernah menjadi korban perundungan olehku saat di bangku sekolah. Namun, bukan hanya perlindungan yang ia tawarkan. Dia juga menginginkan balas dendam padaku, dengan cara, "Mengapa kau ingin menikahiku?" - Gianna Raelyn Stiller. "Jangan besar kepala! Dengan menikahimu, aku bisa mendapatkan dua hal sekaligus. Pertama, aku bisa membatalkan pertunanganku. Dan kedua, aku bisa dengan mudah membalaskan dendamku padamu." - Austin Keoni Bergmann. Haruskah aku menerima tawarannya? Jelas-jelas ia ingin membalas perbuatanku dulu. Tapi jika aku menolaknya, aku harus terima untuk dijual oleh para rentenir di pasar gelap akibat ulah ibuku yang meninggalkan setumpuk hutang yang jumlahnya saja aku tak tahu sebanyak apa. Sebenarnya aku ingin meminta bantuan pada sepupuku, tapi aku tak lagi punya muka untuk bertemu dengannya setelah semua yang keluargaku lakukan padanya. Lalu, aku harus bagaimana?   
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD