39 That Woman

1781 Words

“Dengan segala hormat, kami meminta maaf karena harus membatalkan pertunangan anak kita.” Kalimat yang diucapkan oleh Henry malam itu langsung saja meluluh lantakkan hati dan harapan Sabrina. Wanita itu terus menatap mantan calon mertuanya dengan tajam dan penuh kemarahan. Ia juga tak lagi mendengarkan penjelasan yang dituturkan oleh pria paruh baya itu pada kedua orang tuanya. Hatinya sudah ditutupi kebencian yang mendalam. Malam itu Sabrina bersumpah untuk memisahkan Austin dan wanitanya. Sayangnya, beberapa bulan awal setelah pernikahan pria itu, Sabrina tak pernah bisa menemukan keberadaan istrinya. Tentu saja, karena Gianna masih dikurung oleh Austin. Tapi Sabrina tetap pada pendiriannya, ‘jika aku tidak bisa memiliki Austin, tak ada satu wanita pun yang bisa memilikinya.’ Sabrina

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD