Part 24

1882 Words

Cahaya matahari menembus jendela untuk membangunkan dua sejoli yang semalam bertempur nikmat. Cahaya masuk kedalam mata stela membuat sang empu mengerjabkan matanya. Stela mulai membuka mata dengan pelan, dikit demi sedikit mata hijau itu terbuka. Indah, sangat indah. Mata hijau itu bertemu cahaya matahari seakan ikut bersinar seperti sinar cahaya matahari. Stela tidak bisa bangun karena merasakan ada seseorang yang mendindih badannya, dan ternyata itu cowok m***m yaitu lardo. Stela mencoba mengingat kejadian tadi malam. Oh Tuhan stela seperti jalang yang mendesah kenikmatan. Tidak tidak, stela sangat malu akan kejadian semalam. Kenapa bisa stela seceroboh itu memberikan kesuciannya yang sudah ia jaga untuk suaminya kelak. Stela menyesal, sangat menyesal. Namun tak bisa dipungkiri bahwa se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD