Chapter 17. Pesta Topeng.

1625 Words

--Happy Reading-- Asisten Bisma terkekeh, malihat mas Adam yang tidak bisa membalas kata-katanya. Bagaimana tidak, majikannya itu nampak seperti orang linglung dan dungu, saat kepergok menatap wajahku yang berbeda. Sementara aku menahan senyum, mendengar celetukan asisten Bisma yang membuat mas Adam jadi salah tingkah. Namun, wajahku menegaang kala suara ketus mas Adam kembali terdengar. “Lama sekali! Dandan atau tidur!” tanpa perduli dengan perasaanku, mas Adam melangkah maju ke luar Mansion. Sontak, aku pun mendengkus kesal. “Hiss.. dasar, Kulkas Sepuluh Pintu!” “Ayo, Nona Anna! Kita harus cepat!” ajak asisten Bisma mengulurkan tangan. Aku pun mengangguk, lalu menerima uluran tangan asisten Bisma agar bisa menyusul langkah mas Adam yang sangat cepat. Asisten Bisma membukakan pintu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD