--Happy Reading-- POV Adam Kusuma Wardana. Aku benar-benar marah, saat mengetahui jika wanita yang dijodohkan oleh kakekku ini telah melarikan diri alias kabur di malam terakhir sebelum pernikahan. Namun, aku tidak kuasa untuk menumpahkan kemarahanku, ketika calon ayah mertuaku begitu menyesal dan memohon maaf kepada aku dan kakek Zein. “Sama saja, mau Asmara Ahmad atau Annaya Ahmad, kedua-duanya adalah Putrimu.” Kakek tidak mempermasalahkan. Calon ayah mertuaku yang bernama Sabda Ahmad itu terlihat tersenyum mengembang sambil mengusap air matanya yang sepertinya sangat menyesal dengan apa yang sudah terjadi. “Tapi, aku…” bantahku segera dipotong oleh kakek Zein. “Tidak ada kata penolakan, Adam! Kamu akan tetap menikah, dengan Annaya Ahmad. Kedua-duanya pun Putri dari Ayah yang sama,

