Satu tahun kemudian … “Sayang!” Teriak Mayra, kepada Rafael yang tengah bermain dengan Rayyan. “Iya! Aku di belakang,” jawab Rafael dengan berteriak. Mayra melihat putra dan suaminya tengah bermain, dan hal itu membuatnya bahagia, pemandangan yang sangat lama tidak pernah dilihatnya, senyum putra dan suaminya yang kini secara bersamaan mendongak menatapnya. “Apa yang kalian lakukan?” tanya Mayra. “Aku sedang mengajak Rayyan bermain. Kamu mau ikut?” tanya Rafael. “Baiklah. Kalian memang sama-sama selalu membuatku emosi,” kekeh Mayra. Rafael menarik istrinya dan membuat Mayra duduk dipangkuannya. Rayyan hanya menutup matanya melihat keantusiasan papanya. “Sayang, Rayyan melihat kita,” lirih Mayra. “Dia ‘kan sebentar lagi akan ada adiknya, jadi dia senang melihat kedua orangtuanya s
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


