BYG 59 Hari berganti hari. Tanpa terasa minggu berlalu begitu cepat, tetapi terasa sangat lama bagi Sammy. Pria itu makin gelisah karena menunggu waktunya tiba untuk menikah kembali dengan Jenita. Siang menjelang sore itu, Sammy tengah mematut diri di cermin besar. Aryo dan Raka yang menemani di belakang juga melakukan hal yang sama. Ketiga pria tersebut saling beradu pandang melalui pantulan cermin, kemudian sama-sama melebarkan senyuman. "Andai Keven ada di sini," lirih Sammy. "Dia lagi sibuk, Sam," sahut Raka. "Apa kamu merindukannya?" tanyanya sambil menaik turunkan alis menggoda. "Sangat. Dari dulu dia selalu ada di sampingku. Dan ... aku baru sadar kalau dia pasti sangat menderita karena harus menyaksikan pemandangan romantisku dan Aruna." Raka manggut-manggut, lalu berk

